Eco driving ala nissan

Seringkali kita tidak sadar kalau cara mengemudi kita memiliki dampak negatif pada lingkungan. Terutama karena penggunaan bahan bakar yang tidak ekonomis padahal sumber daya alam kita terbatas. Supaya bahan bakar itu tidak mubazir, tidak perlu susah-susah kok. Nissan mau berbagi 8 cara mudah bagaimana Nissaners bisa menerapkan Eco-Driving:

  1. Memeriksa tekanan angin ban secara teratur:
    Bila ban kita kurang tekanan angin memang makin ringan, tapi justru makin berat bagi mobil untuk berjalan. Nah makin berat mobil maka makin banyak tenaga yang dibutuhkan dari mesin untuk berjalan. Makin banyak tenaga yang dibutuhkan maka makin banyak bahan bakar yang dibutuhkan. Kalau kita periksa tekanan angin ban secara teratur kita bisa menghemat penggunaan bahan bakar.
  2. Kurangi membawa barang yang tidak perlu dalam mobil:
    Sama seperti tekanan angin ban, bila mobil kita berisi banyak barang maka makin besar tenaga mesin dan jumlah bahan bakar yang diperlukan. Kalau pas kita liburan ya mungkin memang perlu bawa banyak barang. Tapi kalau hanya ke kantor tentu cukup barang-barang seperlunya yang kita bawa. Jadi kalau ada barang yang gak perlu dibawa, baiknya ditinggalkan di rumah.
  3. Panaskan mobil secukupnya:
    Seringkali di pagi hari kita panaskan moil sambil menikmati kopi atau sambil siap-siap. Nah harusnya jangan kebablasan karena mesin nyala berarti bahan bakar digunakan. Memanaskan mesin sekitar 15menit akan menghabiskan bensin percuma sebanyak kira-kira 500cc. Maka makin lama mesin dinyalakan makin banyak bahan bakar yang dikonsumsi. Baiknya mobil dipanaskan dengan cara dijalankan secara perlahan-laan kira-kira 5-10menit. Tidak apa-apa kan ditunggu sebentar? Daripada rugi bahan bakar.
  4. Atur suhu AC seperlunya:
    Kita pasti senang punya AC yang dingin, apalagi di daerah yang panas. Tapi kan gak selalu panas. Bila memang udara luar lagi sejuk ya harusnya jangan kita nyalakan AC sedingin-dinginnya. Ini juga berpengaruh ke konsumsi bahan bakar lho. Jadi bila memang dinginnya sudah cukup di dalam mobil, tidak perlu lebih dingin lagi kan? Atau bisa juga kalau di luar sejuk, Nissaners buka kaca mobil seperempat untuk menikmati sejuknya angin.
  5. Jangan melakukan akselerasi secara mendadak:
    Buat yang biasa bawa mobil pasti senang kalau lagi jalanan kosong kita lakukan akselerasi secara mendadak. Walaupun sebenarnya cuma hanya untuk beberapa detik. Nah ini sebenarnya boros bahan bakar karena mesin dipaksa bekerja keras secara mendadak. Kalau mau tingkatkan akselerasi baiknya dilakukan secara bertahap agar konsumsi bahan bakar juga tidak berlebihan. Akselerasi yang mendadak sebanyak 40x akan membuang secara percuma bahan bakar kira-kira 500cc.
  6. Matikan mesin mobil bila sedang tidak diperlukan:
    Nissaners pernah gak sedang menunggu di parkiran sambil mesin mobil menyala? Ini boros bahan bakar lho. Kan lagi gak perlu jalan, jadinya baiknya mesin dimatikan. Kita dapat menghemat 200-300cc bahan bakar ketika kita mematikan mesin selama 10menit.
  7. Gunakan engine brake:
    Untuk pengereman mendadak sebisa mungkin gunakan posisi gear lebih rendah, dimana akan memanfaatkan putaran mesin untuk menahan laju kendaraan, penggunaan rem secara mendadak akan mengakibatkan terbuang percumanya bahan bakar di ruang mesin. Ketika di jalan menurun kita dapat menghemat bensin kira-kira sebanyak 2% dengan menggunakan engine brake.
  8. Periksa keadaan mobil secara berkala:
    Kondisi mesin juga menentukan sedikit banyaknya bahan bakar yang digunakan. Makin tidak terawatnya sebuah mesin mobil maka makin banyak bahan bakar yang digunakan, alias boros. Bawalah mobil Nissan Anda untuk diperiksa secara berkala ke bengkel resmi Nissan. Umumnya setiap 10.000 km. Pasti kalau dihitung-hitung biayanya akan lebih murah daripada pembelian bahan bakar dengan mesin yang tidak terawatt.

Selamat mencoba.