Nissan Juke – Hasil Kawin Silang SUV dan Coupe

Hasil kawin silang antara SUV dan Coupe yang menggemaskan, kontroversial, namun menyimpan potensi menawan sebagai sebuah mini crossover.

Tantangan pertama bagi Nissan untuk memasarkan Juke adalah tampangnya yang tidak biasa. Ya, Nissan Juke rancangan studio desain Nissan di Eropa (terinspirasi dari konsep Qazana), dan dibangun di pabrik Nissan di Oppama, Jepang, memang memiliki desain yang berani: merupakan hasil kawin silang antara off-roader dengan sebuah coupe. Tapi tak seperti Murano dan Qasqai, Juke terlihat tidak biasa. Tengoklah bagaimana tarikan garis-garisnya begitu ‘extravagant’ dan bahkan ekstrem, atau bagaimana pegangan pembuka pintu disembunyikan di pilar sehingga Juke terlihat bagai sebuah coupe dua pintu.

Tema eksterior yang berani terbawa hingga ke interiornya. di mana sebuah konsol tengah yang terinspirasi dari tangki bahan bakar sebuah motor memberi daya tarik pada crossover lima penumpang ini. Daya tariknya semakin bertambah dengan kehadiran kemera mundur, kemampuan Bluetooth, koneksitas USB/iPod.

Ruang kepala dan kaki untuk penumpang depan sangat bagus. Ini disebabkan oleh garis atap yang membentuk kurva. Sayangnya, ruang kepala untuk penumpang belakang cukup terbatas. Kapasitas angkut (bagasi) dapat ditingkatkan menjadi 830 liter dengan melipat jok belakangnya. Juke tidak memiliki pengatur geser jok belakang (sliding back seat).

Juke berbasis platform B yang juga dipakai untuk Nissan Versa, Cube, dan Renault Clio. Nissan Juke dibekali mesin HR15DE bertenaga 113 hp pada 6.000 rpm dengan torsi maksimum 150 Nm pada 4.000 rpm. Mesin Juke dilengkapi sistem injektor ganda produksi massal pertama di dunia. Sistem ini memiliki dua injektor per silinder -masing-masing dengan nozzle untuk menyemprotkan bahan bakar ke dalam silinder untuk pembakaran yang lebih sempurna. Hadir pula Variable Valve Timing (CVTV) untuk intake dan exhaustnya sehingga konsumsi bahan bakarnya lebih hemat, klaim Nissan.

Juke juga mengaplikasi desain Xtronic CVT terbaru yang menggabungkan efisiennya transmisi Continous Variable dengan sistem sub-gearbox 2-speed. Sistem ini diyakini oleh Nissan mampu menyempurnakan gear rasio dibanding sistem CVT konvensional. Sebagai tambahan pada sub-gearboksnya, terdapat pulley berdesain baru yang lebih ringat dan kecil, lock up damper fleksibel, dan pompa oli yang lebih efisien. Gabungan semua ini membuat CVT terbaru milik Juke lebih minim gesekan sebesar 30%.

Kini saatnya mencoba Juke. Tombol start/stop kami tekan seiring deru mesin menyambut lembut dari balik bonnetnya. Posisi duduk Juke cukup tinggi sehingga membuat kami leluasa melemparkan pandangan, dan mengontrol arah mobil. Di konsol tengahnya terdapat Nissan Dynamic Control System (NDCS) yang menyatu dalam dashboard (indash). Alat ini berfungsi mengatur AC dan karakter pengendaraan mobil (normal, sporty atau eco), respon kemudi dan throttle.

Alat ini juga begitu mudah difungsikan. Cukup tekan dan komputer akan mengatur semuanya. Sebagai menu pembuka, kami menekan tombol normal, dan muncullah grafik bertuliskan torque yang menjadi indikator limpahan torsi ke roda depan. Di mode ini, kualitas performa biasa-biasa saja (sesuai namanya). Untuk mendapatkan respon mesin yang optimal, Anda harus seringkali mengentakkan kaki ke pedal akselerator (pedal to metal).

Tak berlama-lama dengan mode normal, kami lantas memilih mode sport. Nah, di mode ini, tampilan grafis di layar monitor berubah dari torque menjadi power dengan latar merah. Melihat grafis dan tulisan power, adrenalin menggunung, dan pedal akselerator kami tekan dalam-dalam. Hasilnya memuaskan. Torsi terasa lebih menendang dan respon kemudi menjadi lebih tajam walau tidak signifikan.

Secara umum, respon kemudi Juke cukup baik meski tidak lebih sigap ketimbang rata-rata mobil berkapasitas 1.5 liter yang dijual di Indonesia. Pun begitu, ini berkontribusi pada kemampuan Juke saat melahap tikungan. Saat melahap tikungan pendek dan cepat, ESP berfungsi sempurna menyeimbangkan mobil. Juke juga mencengkram jalan dengan baik saat melintasi tikungan panjang dan cepat.