Tips Mengemudi Aman Bagi Wanita

march

 

Di zaman sekarang, sudah banyak wanita yang mengemudi mobilnya sendiri. Bukan untuk gaya-gayaan, namun rutinitas sehari-hari menuntut wanita untuk bisa melakukan hal yang satu ini, mulai dari mengantarkan anak ke sekolah, berbelanja, atau berangkat ke kantor. Tidak jarang pula wanita harus berkendara seorang diri pada malam hari di jalan yang rawan dengan kriminalitas ataupun kondisi kendaraan yang tidak prima.

1. Periksan Kondisi Mobil

Meskipun banyak wanita yang mengemudi kendaraannya sendiri, namun masih sedikit yang memiliki pengetahuan seputar mekanik dasar. Sebagai langkah mengantisipasi kemungkinan mogok di jalan, tidak ada salahnya Anda selalu melakukan pemeriksaan dasar seperti memperhatikan kondisi tekanan angin pada ban, rem, kipas air, bensin, oli hingga ban cadangan setiap kali hendak bepergian. Demi menjaga kondisi mobil, Anda juga harus teratur menyerviskan kendaraan secara tepat waktu. Jangan pergi ke bengkel saat mobil rusak saja

Oleh karena itu, bekali diri dengan pengetahuan mengemudi aman, sehingga tahu apa yang harus dilakukan ketika dihadapkan dengan situasi darurat.

2. Bawa alat penunjang keamanan

Selalu waspada saat mengendarai mobil! Jangan sibuk mengecek sosial media saat berhenti di lampu merah karena akan mengurangi kewaspadaan Anda terhadap lingkungan sekitar. Pasalnya, ada banyak modus kejahatan saat Anda menyetir sendiri. Dan biasaya pelaku mengincar wanita yang menyetir sendiri. Untuk mengantisipasinya, taruhlah alat penunjang keamanan di dalam mobil, seperti bubuk merica (pepper spray), di tempat yang mudah dijangkau. Anda juga bisa memanfaatkan kunci stang sebagai alat mempertahankan diri dalam keadaan bahaya.

3. Manfaatkan teknologi

Pastikan baterai dan pulsa ponsel Anda cukup selama perjalanan. Sebelum berkendara, cobalah mengontak keluarga dan memberitahu posisi Anda saat ini. Jangan lupa pula untuk menyimpan beberapa nomor telepon penting, seperti hotline bengkel, panggilan darurat atau anggota keluarga yang mudah dihubungi. Hal ini penting saat keadaan darurat. Ponsel Anda juga bisa berfungsi sebagai GPS yang diperlukan bagi Anda yang menyetir sendiri. Dengan memasang GPS, Anda akan terhindar dari tersesat, dan tak perlu repot-repot turun dari mobil untuk menanyakan alamat.

4. Simpan barang berharga ditempat tersembunyi

Dalam berkendara, kita tidak pernah tahu kapan dan di mana kita akan bertemu dengan orang-orang yang mengincar barang bawaan kita. Sebaiknya, sebelum berkendara, simpan barang berharga seperti tas, dompet, telepon genggam, dan lain-lain di tempat yang tidak dapat dilihat dari luar mobil. Anda bisa menyimpannya di dalam dashboard depan mobil atau di bawah kursi penumpang.

5. Atur posisi duduk dan gunakan sabuk pengaman

Sebelum menurunkan rem tangan, aturlah posisi duduk Anda senyaman mungkin, dan gunakanlah sabuk pengaman. Posisi yang ideal antara bahu dan tangan dengan setir adalah 25cm. Sebaiknya jangan menggunakan high heels saat berkendara karena Anda akan kesulitan dalam menginjak pedal. Jangan lupa pula untuk mengatur posisi spion dan kuncilah pintu sebelum Anda meninggalkan tempat.

6. Tetap tenang dan fokus

Jangan panik jika Anda dihadapi oleh situasi yang mengagetkan Anda, seperti seseorang yang menunjuk mobil Anda atau melemparkan telur ke kaca mobil. Sebaiknya jangan langsung menghentikan kendaraan Anda. Berhentilah di tempat yang aman. Kantor polisi, pom bensin, atau pusat perbelanjaan bisa menjadi pilihannya.